Tragedi Pagi di Raya Legundi: Kaki Sania Hancur Terlindas Dump Truck BK 8610 VV, Begini Kondisinya Sekarang!
DRIYOREJO - CYBERCRIMETNIPOLRI.COM
Tragedi memilukan kembali terjadi di jalan raya. Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan berat jenis Dump Truck dan sepeda motor (R2) mengakibatkan seorang pengendara wanita mengalami luka sangat serius. Peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan Raya Legundi pada Senin pagi (06/04/2026).
KRONOLOGI KEJADIAN
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim redaksi di lapangan, insiden berdarah ini melibatkan satu unit Dump Truck dengan nomor polisi BK 8610 VV. Korban diketahui bernama Sania Intan Nurul Laili, seorang warga Dusun Kemuning, Desa Manunggal, RT 04 RW 05, Kecamatan Kedamean.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan korban mengalami luka parah pada bagian kedua kakinya setelah diduga kuat terlindas roda depan kendaraan besar tersebut. Jerit tangis dan kepanikan sempat menyelimuti lokasi kejadian saat warga berusaha memberikan pertolongan pertama sebelum petugas tiba.
EVAKUASI DAN PENANGANAN MEDIS
Pasca kejadian, korban segera dilarikan ke IGD Rumah Sakit Anwar Medika untuk mendapatkan perawatan intensif. Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih berupaya maksimal menangani kondisi luka parah yang diderita korban.
Catatan Redaksi: Kondisi kesehatan korban secara menyeluruh serta data medis lengkap masih menunggu keterangan resmi dari pihak rumah sakit.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Raya Legundi sempat mengalami kemacetan panjang karena posisi kendaraan yang memakan badan jalan dan banyaknya warga yang berkerumun.
Namun, berkat kesigapan aparat kepolisian dari Polsek Driyorejo, situasi di lokasi segera dapat dikendalikan. Petugas melakukan pengaturan lalu lintas secara gercep (gerak cepat) sehingga arus kendaraan kini kembali normal dan lancar.
DALAM PENYELIDIKAN
Pihak berwajib saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kronologi pasti dan penyebab utama kecelakaan ini. Barang bukti berupa kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk keperluan penyidikan.
Pewarta: Cak Man
Editor: Redaksi
