HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

GRESIK BERDARAH! Driver Ojol Asal Surabaya Jadi Korban Begal Sadis di Menganti, Motor Scoopy Raib Diembat Penumpang Misterius

GRESIK || CYBERCRIMETNIPOLRI.COM-
Aksi kriminalitas jalanan kembali memakan korban. Seorang driver ojek online (ojol) bernama Andy Sebastian (29), warga Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, menjadi korban pembegalan sadis yang dilakukan oleh penumpangnya sendiri.

​Peristiwa mengerikan ini terjadi di kawasan jalan kavlingan, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban tidak hanya kehilangan sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi L 6838 CAF, namun juga harus mengalami luka-luka akibat dihajar balok kayu oleh pelaku.

​Kronologi Kejadian: Jebakan Batman Lewat Aplikasi Indrive

​Berdasarkan hasil investigasi dan informasi yang dihimpun tim redaksi di lapangan, petaka yang menimpa Andy bermula saat dirinya menerima orderan sekitar pukul 19.30 WIB melalui aplikasi Indrive. Korban diminta mengantar seorang penumpang pria misterius dari kawasan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Menganti, Gresik.

​Nahas, sesampainya di lokasi tujuan yang sepi, pelaku mulai melancarkan siasat bulus untuk mengelabui korban.

​“Pada saat sampai di sana, terduga pelaku berdalih bahwa temannya yang menjadi tujuan tidak bisa dihubungi lewat telepon. Pelaku kemudian mengarahkan korban untuk berputar-putar di area jalan kavlingan yang sepi dan minim penerangan,” ungkap Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, saat dikonfirmasi oleh tim , Jumat (22/5/2026).

​Detik-Detik Eksekusi Sadis: Kepala Dipukul Balok dari Belakang

​Saat korban menghentikan laju motornya dan masih berada di atas kendaraan, tanpa ampun pelaku langsung mengayunkan benda tumpul—yang diduga kuat sebilah balok kayu—ke arah kepala belakang korban.

​Hantaman keras tersebut membuat Andy tersungkur ke tanah bersama sepeda motornya. Meski dalam kondisi menahan sakit yang luar biasa, korban berupaya menyelamatkan diri. Dalam situasi mencekam dan panik, korban langsung lari tunggang-langgang menuju area persawahan yang gelap.

​Pelaku yang gelap mata ternyata tidak tinggal diam. Ia terus mengejar korban sembari mengacungkan kayu dan membentak korban untuk menyerahkan remote keyless motor tersebut.

​“Korban yang ketakutan akhirnya berlari ke arah barat untuk meminta pertolongan warga sekitar. Namun, saat korban kembali ke lokasi TKP bersama warga, sepeda motor milik korban sudah raib dibawa kabur pelaku,” jelas AKP Arif Rahman.

​Akibat penganiayaan brutal tersebut, korban menderita luka robek dan memar di bagian lengan, lutut, serta leher.

​Polsek Menganti Bergerak Cepat, Buru Pelaku Kriminal!

​Pasca-kejadian, korban didampingi kerabatnya langsung membuat laporan resmi ke Mapolsek Menganti. Merespons laporan tersebut, Tim Reskrim Polsek Menganti langsung bergerak cepat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti petunjuk.

​“Kami sudah melakukan olah TKP secara mendalam dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. Kasus ini atensi dan masih dalam proses penyelidikan intensif. Kami akan kejar pelakunya,” tegas AKP Arif Rahman dengan nada geram.

​Respon Resmi inDrive: Akun Pelaku Diblokir, Siap Kooperatif dengan Polisi

​Tragedi yang menimpa mitra driver-nya ini langsung memantik reaksi keras dari pihak manajemen inDrive Indonesia. Keamanan mitra kini menjadi sorotan tajam.

​Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, menyatakan keprihatinan dan mengutuk keras tindakan kriminal yang menimpa mitranya. Ia menegaskan bahwa pihak perusahaan siap berdiri di belakang korban untuk mengawal kasus ini ke ranah hukum.

​"Kami sedang melakukan peninjauan internal secara menyeluruh terkait data akun pelaku dan detail perjalanan investigasi ini. Kami siap bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian untuk menyeret pelaku ke pengadilan," tegas Rio dalam keterangan tertulisnya kepada Redaksi.

​Sebagai langkah tegas, inDrive juga telah melakukan pemblokiran permanen terhadap akun yang digunakan pelaku untuk menjebak korban. Pihak manajemen juga mengimbau seluruh driver ojol agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan dan sepi pada malam hari.

​Tim Redaksi terus memantau perkembangan kasus ini hingga pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian.

Cak Man / Redaksi 

Posting Komentar