Dugaan Pencemaran Udara: Warga Keluhkan Bau Menyengat di Sekitar PT Braja Cakra Bintar, Manajemen Beri Keterangan Berbeda
MOJOKERTO || CYBERCRIMETNIPOLRI.COM-
Warga di sekitar wilayah Sidorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, mengeluhkan bau tidak sedap yang sangat menyengat yang diduga berasal dari aktivitas PT Braja Cakra Bintar.
Keluhan ini muncul lantaran aroma busuk yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan warga sekitar disinyalir bersumber dari proses pengelolaan limbah bulu ayam di pabrik tersebut.
Tim investigasi dari Radar CNN yang turun langsung ke lokasi pada Jumat (24/7/2026) berusaha melakukan konfirmasi terkait keluhan masyarakat tersebut.
Saat dimintai keterangan di lokasi pabrik, salah satu petugas keamanan (satpam) perusahaan yang diketahui bernama Juwadi, memberikan pernyataan yang bertolak belakang dengan temuan di lapangan.Juwadi berdalih bahwa perusahaan tempatnya bekerja hanyalah pabrik yang memproduksi tepung, bukan pengolahan bulu ayam sebagaimana yang dikeluhkan oleh warga.
"Perusahaan ini produksinya tepung," ujar Juwadi singkat saat dikonfirmasi oleh tim investigasi.
Namun, pernyataan tersebut langsung dipatahkan oleh pengakuan warga setempat. Berdasarkan keterangan warga yang tinggal di sekitar pabrik, mereka sudah lama mencium bau busuk yang sangat menyengat, terutama saat proses produksi berlangsung.
Warga menegaskan bahwa perusahaan tersebut memang melakukan aktivitas pengolahan bulu ayam, yang aromanya sangat khas dan mencemari udara lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, tim investigasi Radar CNN masih terus melakukan pendalaman dan upaya konfirmasi lebih lanjut kepada pihak manajemen PT Braja Cakra Bintar terkait dugaan pencemaran udara ini, serta berencana berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan hidup.
Kontributor: Cak Sanek
Editor: Redaksi
